Hallo teman-teman !
Kali ini saya akan berbagi
pengalaman liburan saya pasca lebaran tahun 2017 kemarin. jadi pasca lebaran
tahun kemarin saya berlibur di dataran tinggi Guci kab.Tegal. jadi pada tanggal
26 Juni 2017 lalu, saya dan saudara sepupu saya pergi berlibur ke Guci kab.Tegal.
kebetulan pada saat itu saya sedang mudik ke kampung halaman di Pemalang yang
dimana letaknya tidak cukup jauh dari Guci kab.Tegal.
saat itu rencananya kami
berdua ingin ke Guci naik mobil karena disana kami tidak hanya cuma jalan-jalan
saja, rencananya kami berdua juga mau berenang dan mandi air panas di kolam dan
pemandian air panas Guci. kami pikir kalau naik mobil akan lebih enak karena
mengingat barang bawaan kami saat itu untuk berlibur pasti banyak. namun
mengingat pada saat itu masih bernuansa lebaran yang dimana juga tradisi
orang-orang sekamir kalau habis lebaran pasti pada berlibur ke Guci jadi pasti
akan macet panjang dan akses untuk mobil pasti akan susah. jadi akhirnya kami
putuskan untuk jalan-jalan saja disana menikmati udara segar di daerah
pegunungan naik motor.
perjalana dimulai dari pukul
07:30 supaya sampai sana tidak terlalu siang karena takut macet dan antre
panjang. setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam dari Pemalang ke Guci
akhirnya sampailah di pintu masuk Guci. dan benar perkiraan kami antrean
panjang sudah menumpuk di pintu masuk Guci. udara yang semula segar seketika
berubah menjadi bau ban di sepanjang antrean.
namun mau bagaimana lagi sudah
terlanjur sampai di pintu masuk,akhirnya tetap kami masuk ke kawasan pemandian
dan wisata alam Guci. cukup membayar Rp.35.000 (sudah termasuk tiket masuk dan
pemandian di hotel dalam kawasan Guci) terbayar sudah lelah yang kami dapatkan
dari perjalanan dan atrean menuju kawasan Guci. disana juga tersedia berbagai
macam hiburan seperti berenang di air panas,berkuda dll.
tak kalah juga apabila di Guci
akan sangat sering dijumpai penjual jagung bakar dan sate kelinci. tetapi
kebanyakan orang yang berwisata ke Guci pasti tidak lupa untuk membeli sate
kelinci. sate kelinci disana per porsinya di jual dengan harga Rp.17.000 saja,
namun karena saya Vegetarian jadi tidak bisa memastikan apakah enak atau tidak
hehe....
oke,setelah berjam-jam
berendam di pemandian air panas kami berdua menyempatkan diri untuk
berfoto-foto di puncak atas Dieng sambil menikmati secangkir teh panas dan
makan jagung bakar di temani udara sejuk khas daerah pegunungan..
Hallo teman-teman !
Kali ini saya akan berbagi
pengalaman liburan saya pasca lebaran tahun 2017 kemarin. jadi pasca lebaran
tahun kemarin saya berlibur di dataran tinggi Guci kab.Tegal. jadi pada tanggal
26 Juni 2017 lalu, saya dan saudara sepupu saya pergi berlibur ke Guci kab.Tegal.
kebetulan pada saat itu saya sedang mudik ke kampung halaman di Pemalang yang
dimana letaknya tidak cukup jauh dari Guci kab.Tegal.
saat itu rencananya kami
berdua ingin ke Guci naik mobil karena disana kami tidak hanya cuma jalan-jalan
saja, rencananya kami berdua juga mau berenang dan mandi air panas di kolam dan
pemandian air panas Guci. kami pikir kalau naik mobil akan lebih enak karena
mengingat barang bawaan kami saat itu untuk berlibur pasti banyak. namun
mengingat pada saat itu masih bernuansa lebaran yang dimana juga tradisi
orang-orang sekamir kalau habis lebaran pasti pada berlibur ke Guci jadi pasti
akan macet panjang dan akses untuk mobil pasti akan susah. jadi akhirnya kami
putuskan untuk jalan-jalan saja disana menikmati udara segar di daerah
pegunungan naik motor.
perjalana dimulai dari pukul
07:30 supaya sampai sana tidak terlalu siang karena takut macet dan antre
panjang. setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam dari Pemalang ke Guci
akhirnya sampailah di pintu masuk Guci. dan benar perkiraan kami antrean
panjang sudah menumpuk di pintu masuk Guci. udara yang semula segar seketika
berubah menjadi bau ban di sepanjang antrean.
namun mau bagaimana lagi sudah
terlanjur sampai di pintu masuk,akhirnya tetap kami masuk ke kawasan pemandian
dan wisata alam Guci. cukup membayar Rp.35.000 (sudah termasuk tiket masuk dan
pemandian di hotel dalam kawasan Guci) terbayar sudah lelah yang kami dapatkan
dari perjalanan dan atrean menuju kawasan Guci. disana juga tersedia berbagai
macam hiburan seperti berenang di air panas,berkuda dll.
tak kalah juga apabila di Guci
akan sangat sering dijumpai penjual jagung bakar dan sate kelinci. tetapi
kebanyakan orang yang berwisata ke Guci pasti tidak lupa untuk membeli sate
kelinci. sate kelinci disana per porsinya di jual dengan harga Rp.17.000 saja,
namun karena saya Vegetarian jadi tidak bisa memastikan apakah enak atau tidak
hehe....
oke,setelah berjam-jam
berendam di pemandian air panas kami berdua menyempatkan diri untuk
berfoto-foto di puncak atas Dieng sambil menikmati secangkir teh panas dan
makan jagung bakar di temani udara sejuk khas daerah pegunungan..



